Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diduga telah menyelewengkan anggaran DD/ADD, Kades Sukomerindu Kepahiang dilaporlan warga ke Kejari


Metroindonesia.info, Kepahiang - Sabtu, 20 Februari 2021. Diduga saudara Taufik yang merupakan Kades Sukomerindu Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu telah dilaporkan warganya ke Kajari Kepahiang atas dugaaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD/ADD) dengan surat-suratnya pada tanggal 20 Oktober 2018 disusul  dengan surat 25 Maret 2020.

Dimana perihal dugaan tindak pidana korupsi tersebut dilaporkan oleh Amir Hamzah (Mantan Kades), Sarjono Hilin dan kawan-kawan warga Sukomerindu kabupaten kepahiang karena dugaan korupsi uang DD/ADD dari tahun 2014 hingga 2018.

Dari tindak lanjut audit Inspektorat Kabupaten Kepahiang Kabupaten Kepahiang ditemukan kerugian DD/ADD Desa Sukomerindu kecamatan kepahiang kabupaten kepahiang antara lain :

1. Tahun 2016 Rp. 89.916.903,57/ tindak lanjut telah dikembalikan Kades Taufik sebesar Rp. 3.459.021,75 dan sisanya belum dibayar lunas.
2. Tahun 2017 Rp. 703.917.844,80, Inspektorat rekom pada Kades Taufik harus mengembalikan uang tersebut kepada yang ditentukan secara angsuran selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 2019 harus lunas, Jika tidak lunas, Kejari Kepahiang akan menindaklanjuti dengan penyelidikan. 

Dengan lewatnya batas waktu akhir pelunasan tersebut untuk 2016 dan 2017 tidak dibayar lunas oleh Bapak Taufik, namun sampai saat ini warga  (pelapor) tidak tahu perkembangan pengaduan tersebut. 
"Namun sampai saat ini kami tidak tahu perkembangan pengaduan kami tersebut, apakah ditindaklanjut atau tidak" Ungkap Amir Hamzah salah satu warga Desa Sukomerindu.

Yang sangat menariknya berhubungan dengan kasus yang kami adukan beberapa waktu lalu, kemarin kami mengetahui dari warga Sukomerindu bahwa Kades Taufik telah buat daftar tanda terima pembayaran upah kerja kepada 33 orang untuk tahun 2017, dan ternyata tanda terima tersebut rekayasa, karena dari ke 33 orang tersebut sebagaimana mereka tertera dalam surat panggilan Kejari Kepahiang, ada yang memberitahukan kepada kami antara lain nama dan no urut 1. Soni (23) 2. Dirkam (24) 3. Hendri (25) 4. Syahril (26) 5. Candra (29) 6. Safe'i (18) 7. Cocon (22) 8. Iwan (19) 9. Rusli (33) bahwa mereka tidak bekerja dan tidak ada menerima upah kerja serta tanda tangan mereka dipalsukan oleh Yuzi Gunawan atas perintah kades Taufik.

Dengan adanya kasus rekayasa pembayaran upah kerja ini, kami terdiri dari (Amir Hamzah, Bani Amin sebagai wakil pengadu, Dirkam dan cocon mewakili ke-33 orang tersebut), kami langsung ke Kejari bertemu Bapak Jaksa Riky, atas pertanyaan kami pada intinya menjawab benar kasus yang kami maksud sedang dilakukan pemeriksaan terhadap para ke-33 orang tersebut. Jelas Amir Hamzah secara detail.

Penanggung jawab berita  : Amir Hamzah, Bani Amin, dan beberapa warga desa Sukomerindu.kec kepahiang kabupaten kepahiang.
By.admin

Posting Komentar untuk "Diduga telah menyelewengkan anggaran DD/ADD, Kades Sukomerindu Kepahiang dilaporlan warga ke Kejari"